Terjatuh Dari Kereta Api

Gambar terkait

Dulu ketika saya masih kecil berumur 10 tahun, saya sering diajak jalan-jalan oleh bapak saya, dan ketika saya jalan-jalan saya paling suka naik kereta api, biasanya jalan-jalan ke tempat saudara saya yang berada di daerah jakarta timur.

Perjalanan dimulai dengan naik mobil Mersi (Merah-Merah Koasi) dan dilanjutkan dengan naik kereta dari stasiun bekasi ke stasiun kramat jati arah stasiun kota, ketika sudah sampai di stasiun kramat jati saya dan bapak saya berjalan kaki ke tempat saudara saya yang lumayan cukup jauh.

Setelah sampai disana saya disuguhkan makanan yang enak yaitu rendang, karena saya dari keluarga yang bisa dibilang masih belum berkecukupan, makanya makan daging atau ayam itu cuma setahun beberapa kali saja. maka dari itu saya sangat bergembira sekali di suguhkan makanan yang enak-enak.

Karena saudara saya orang yang lumayan berkecukupan maka, ketika saya dan bapak saya kesitu dia selalu mensuguhkan makanan yang enak-enak dan saya juga sering dikasih uang oleh saudara saya ini, yang lumayan banyak sekitar 50 Ribu, kenapa saya bilang banyak? karena dahulu uang 50 Ribu sudah cukup besar menurut saya. apalagi saya jarang megang uang 50 Ribu.

Setelah berkunkunjung kerumah saudara. saya pulang dengan menggunakan kereta kembali. singkat cerita kereta sudah hampir sampai di stasiun bekas, tetapi saya kebelet kencing, lalu bapak saya sarankan udah kencing aja di pintu kereta, karena kereta dahulu pintu kereta terbuka tidak tertutup otomatis, maka saya langsung turunkan celana saya dan kencing di depan pintu kebetulan kereta saya tumpangi ketahan jadi kencing saya aman, tetapi tiba-tiba ada dari belakang yang seperti senggol saya akhirnya saya jatuh dari kereta, dan bapak saya langsung buru-buru keluar dari gerbong kereta untuk mengangkat saya, akhirnya saya terangkat naik ke gerbong kereta, tetapi bapak saya tidak terangkat naik ke gerbong kereta dikarenakan keretanya sudah mulai berjalan. Dan didalam kereta saya menangis hingga sampai di stasiun bekasi stasiun pemberhentian kereta, tetapi untungnya ada orang yang baik menolong saya, untuk menjaga dan kasih air minum.

Setelah menunggu akhirnya bapak saya datang ke stasiun bekasi untuk menjemput saya, akhirnya saya bisa pulang dengan selamat sampai rumah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.